Mathew Furniture

Mathew Furniture
Mathew Furniture The real HOME furnitures. Aplikator | Furniture | Furniture-Interior | Desain- Buildes | Jual Cat Milesi Coatings : Hotline Telpon +62-812-8463-0000

Tekhnik Finishing yang Baik dan Aplikasinya.

             Mathew Furniture

Mengerjakan finishing dalm furniture semua kalangan bisa melakukannya, termasuk anda, tapi tidak semua hasil finishing yang diaplikasikan bisa terlihat maksimal dan bagus, apabila hal berikut tidak dilakukan.

Langkah pertama yang perlu di perhatikan adalah:
kebersihan alat itu sendiri dengan cara mencucinya,
Tidak ada benda asing yang bisa menyumbat bidang mesin.

Dalam penyemprotan menggunakan Spray Gun terkadang,  langkah yang harus kita perhatikan adalah, apabila udara dan cat tidak kedap saat udara yang kita gunakan ke media.

Biasanya ventil atau tempat ventil kendur adanya benda asing juga bisa berpengaruh.
Pegas Ventil patah,
Peluruh pentil patah atau kadang berkerak, ventil bengkok, sekrup terlalu kencang,sekat karet rusak haus, atau malah sudah tidak ada.
Ini yang kadang terjadi saat penyemprotan.

PROBLEM FINISHING

Problem finishing memang banyak bila kita urut satu persatu.
Personal manusianya yang ceroboh, tidak apik saat aplikasi, banyak debu yang terbawa, saringan yang tidak bersih.

Problem catnya sendiri memang bisa kita bagi menjadi beberapa katogori yang membuat jadi problem saat aplikasi Finishing.
Kekentalan cat saat penyimpanan.
Kekentalan cat turun, biasanya ini terjadi pada cat Silver dan cat lainnya.
Pemisahan cat dengan warna, tidak senyawa,pembentukan lapisan kulit pada permukaan atau Skinning.

PECAHAYAAN LAMPU

Kondisi penerangan cahaya lampu.
Ini sangat penting agar saat pewarnaan tidak kabur, warna tidak merubah tampilan.
Pencahayaan harus dari berbagai sudut agar tidak terjadinya bayangan.
Penerangan yang bisa di ubah sesuai keinginan bidang kerja.

KONDISI OPERASIONAL PENUJNANG HASIL FINISHING

Kompresor yang baik anginnya.
Spray boad atau tempat hisap debu yang menggunakan air.
Alat tangkap dan hisap kabut sisa spray.
Menggunakan alat pelindung, sperti masker, dan alat pemabantu lainnya.

Spray dengan tabung atas, cat duco white.

Kelembaban dalam penyimpanan hasil Finishing yang kadang terjadi.
Pengembunan atau membeku, terlihat putih bercorak.
Kondisi ini biasanya suasana kerapatan kadar air yang relatif di dalam udara, termasuk diruang spary maupun pengeringan film.

Udara yang lembab dan dingin menjadi pengembuanan diatas permukaan cat, biasanya ini sering terjadi apabila menggunakan thiner yang daya uapnya terlalu cepat, seperti thiner ( solvent ) super.
Salah satu mensiasatainya adalah menggunakan thiner yang lambat kering seperti Thiner PU.

Kelembaban Udara ruang atau ambient humadity berkisar antara 50 samapi 80 persen.
Kelembabab di negata kita memang sangat tinggi yakni bisa mencapai 95 persen pada musim hujan, suhu 25 -35 c hal ini bisa menjadi masalah.
Untuk mensiasatainya agar lebih maksimal bisa menggunakan pemanas heater yang bersuhu 49 - 80 c.
Alat penagkap air dehumidfilter misalnya bisa kita gunakan dengan system kondensasi pendingin sistem gas preon ac, atau menggunakan thiner yang seusai yang banyak di pasaran.

SIRKULASI UDARA

Sirkulasi udara ya itu dimana udara bisa keluar masuk, dengan menggunakan saringan.
Tujuan sirkulasi udara diantaranya, untuk memberikan keseimbangan udara.
Pengaturan udara dalam ruangan
Pemasukan teratur udara bebas debu
Menjaga kesetabilan suhu udara pada ruangan
Membantu evaporasi pelarut dan supplay oksigen untuk oksidasi, pada cat cat tertentu agar cepat kering.

Spray boot dengaj air yang mengalir.

Kondisi operasional yang berhubungan dengan kedap debu.
Perlu di ingat debu adalah penyebab gagalnya aplikasi finishing khususnya saat mengaplikasikan finshing akhir atau top coat.
Karena debu memang sangat sulit bila kita tidak mencermati, debu kayu dan debu yang terbawa oleh pekerja.
Demikian langkah-langkah dan tehknik finishing yang bisa diterapkan pada bidang furniture, pada umumnya finishing hanya menggunakan kompressor dan spray gun, diluar itu masing-masing mempunyai tekhnik kerja yang berbeda, namun alangkah baiknya untuk menghindari biaya produksi yang terlalu tinggi, mencermati hasil yang akan didapatkan menjadi akurat dan terarah, dengan ruangan yang baik, cat yang baik dan manusianya yang memahami  tehnik finishing, adalah suatau kewajiban sebagai penguasaha furniture.

Terkadang masalah timbul akibat tidak adanya sistem yang baik, cat berkualias baguspun menjadi kurang bagus hasilnya, pengawasan kontruksi kayu, pekerja yang tidak memahmi kebersihan, waktu yang terlalu mepet, cat pendasaran belum terlalu kering maksimal, ampelasan masih banyak yang baret, dempulan belum rata, warna masih belang, sambungan retak. dan cat yang berubah.

Ini sering terjadi dalam industri furniture, kegagalan, akibat faktor-faktor diatas, finishing yang baik, manajemen yang baik cat yang baik, pekerjanya juga mempunyai siasat dna tehknik dalam pengaplikasian cat pada bidang furniture.

0 Response to "Tekhnik Finishing yang Baik dan Aplikasinya."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

iklan

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel