Mathew Furniture

Mathew Furniture
Mathew Furniture The real HOME furnitures. Aplikator | Furniture | Furniture-Interior | Desain- Buildes | Jual Cat Milesi Coatings : Hotline Telpon +62-812-8463-0000

Mengenal Lebih Dekat Furniture Da Vinci dan Sejarah Berdirinya.




 Da Vinci Tower di Jl Sudirman Jakarta
Penulis Mathew Furniture- Niko

Selama ini orang mengenal furniture Da Vinci adalah Produk Italia, yang memang bila kita amati dari tekhnologi Italia tidak bisa dianggap remeh terutama dari segi mutu. 
Begitu juga furniture nya. Namun ternyata Da Vinci pendirinya sendiri mantan  seorang demonstrator produk perlengkapan memasak yang bermerek  Fissler Asal Jerman. Tony Phua dan Doris Phua
Dengan ke gigihannya pelan namun pasti, dan akhirnya menjadi seorang distributor pada tahun 1980, tentu saja dengan kinerja kerja yang sangat baik, dan akhirnya mendapatkan ganjaran sebagai importir Fissler paling sukses di Asia, dengan sistem direct Selling ( penjualan secara langsung) ini rahasianya yang ia beberkan


Salah satu Tempat Tidur dari Da Vinci. poto by google

Awal mula  Bisnis Furniture Da Vinci Kata  Doris Phua, pada tahun 1978.
Pada Tahun 1993 Doris mengunjungi Pameran Furniture akbar di Milan Italia, inilah awal mula Doris terlecut untuk berbisnis furniture Premium dengan konsep yang berbeda disana ia mendapatkan feeling bisnis, yang menurut dia banyak furniture yang mempunyai potensi laris di jual di Asia. 
Sepulang dari Milan. Bersama suaminya Tony Phua- pengembang ternama Di Singapura  mendirikan DPHPL di Singapura. 
DaVinci didesain bukan lagi sebagai  perushaan distributor peranti masak, tapi distributor atau penjual Furniture premium. Da Vinci menyatukan berbagai merek furniture top dunia dalam satu gerai. 
Da Vinci menawarkan konsep One Stop Shoping berbagai merek furniture ternama, artinya dalam satu wadah Da Vinci. 
Nama Merek Da Vinci menurut pemilik Da Vinci Doris Phua, wanita lulusan Kedokteran ini, mengambil dari nama seorang pelukis terkenal Italia. Leonardo Da Vinci, yang sangat terkenal lukisannya adalah Monalisa. 


Dining Table Da Vinci poto by google

Tahun 1994 tepatnya bulan Agustus, pasangan Suami Istri ini. Mendirikan  PT Davicindo Nusantara (DN) sebagai entitas bisnis Da Vinci Indonesia, konsepnya pun sama berbagai merek furniture premium dalam satu gerai, Indonesia Memang negara pertama di luar Singapura Brunai, Cina, Taiwan Hongkong, dan Italia. Doris Phua sendiri berasal dari Indonesia, sehingga gerainya bisa di jumpai di setiap wilayah, di luar gedung  Da Vinci Tower. 
Da Vinci Boleh dibilang simbol keberhasilan. Pasangan Suami Istri ini dalam mengembangkan bisnis furniture premiumnya. Yang kini sudah merambah ke Malaysia,  Brunai, Cina, Hongkong Taiwan, dengan perusahaan Da Vinci Holdings Pte. Ltd ( DVHPL) yang menurutnya tidak menyangka bisnisnya akan semelesat ini.


Produk Da Vinci yang sangat mewah, poto by google

Dengan Manajemen Yang Solid dan didukung kekompakan kedua suami Istri ini, dari waktu ke waktu bisnis ini semakin berkembang. 
DVHPL sendiri mempunyai anak perusahaan salah satunya. Da Vinci  Collection Pte. Ltd,  DA Vinci Presentation Pte, Ltd, dan Supreme Stainless steel Pte Ltd. 
Sementara Da Vinci sebagai merek Premium terpandang dalam melayani pasar ceruk (niche market). 
Merek-merek furniture top Da Vinci yang di pasarkan seperti:  Thimasville, Natuzzi, Scavolini, Harrods, dan Vidal. Sementara merek Premium lainnya. Bvlgari, Versace, Lenox, Rosenthal, Villeroy&Boch, Hutchenreuter, Rogaska, Mikasa, dan Fissler. 
Dengan pelanggan dari kalangan menengah atas. 
Sukses Da Vinci. Adalah, ada tiga jenis, layananan Pemasangan produk, layanan perawatan khusus, untuk kulit atau Sofa, konsultasi layanan interior hingga layanan tekhnis, seperti Architecture Desain Interior Department. (ADID). 
Lebih jauh Tony Juga menjelaskan salah satu elemen sukses adalah  memelihara  Sense of belonging (Rasa memiliki) dikalangan karyawan. 
Menurutnya lagi, ada tiga nilai yang sering di tekankan. Termasuk bagi ownernya. Ya itu, strong capability (kemampuan yang kuat), hardworking attitude (Sikap pekerja keras) dan luck (Keberuntungan), 
Tanpa mereka menurut Tony Phua bukanlah siapa-siapa, kami selalu menghargai awak perusahaan. 
"Jangan Bilang Kami Sudah Sukses, Kami masih Terus Belajar dan Bekerja. 
Artikel ini dari berbagai sumber. Termasuk SWA. 



0 Response to "Mengenal Lebih Dekat Furniture Da Vinci dan Sejarah Berdirinya. "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

iklan

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel