Mathew Furniture

Mathew Furniture
Mathew Furniture The real HOME furnitures. Aplikator | Furniture | Furniture-Interior | Desain- Buildes | Jual Cat Milesi Coatings : Hotline Telpon +62-812-8463-0000

Kayu Bekas Yang Bisa Bernilai Ekonomis

 


 

Kayu sisaan biasanya hanya untuk kayu bakar yang tidak bisa lagi digunakan, apalagi ukurannya yang tanggung.

Namun dari tangan orang-orang kreatif bisa menjadi furniture, kotak obat, kotak mainan, tempat perkakas dan lain-lain.

Kayu sisaan memang beraneka ragam, dintarnya:

Kayu jati, kayu mahoni, kayu merbau, kayu nyatoh, kayu akasiah kayu meranti dan kayu lainya, untuk bagian plywood diantaranya, Mdf, Hmr, melaminto, sisaan ini bisa digunakan utuk membuat kotak, baik itu kotak laci dan top laci, juga sebagai penahan rangka atau sebagai bahan penyambung pada kontruksi kayu untuk furniture.

Pemilihan kayu sisaan harus benar dan disatukan dengan bidang kayu yang sama, misalnya kayu mahoni disatukan dengan kayu mahoni juga, begitu seterusnya

Untuk dijadikan Furniture, kayu- kayu tersebut harus diukur kepanjangannya, sehingga kayu tersebut bisa digunakan sebagai rangka, sebagi kaki kursi, sebagi penampang konturuksi furniture.

Kayu-kayu tersebut juga sebagai nilai tambah pada sebuah furniture. Misalnya sebagai rekomendasi warna, sehingga kayu yang akan buat tidak terpakai untuk pembuatan sampel contoh warna, adanya kayu sisaan tadi sebagai alat uji coba pembuatan sampel warna, dalam beberapa tahapan warna apabila tidak cocok

Kayu-kayu sisaan juga sebagai nilai ekonomis apabila bisa memilahnya, sehingga sebagai nilai jual di media online  atau secara langsung, sebagai bahan pembuatan sampel, karena tidak mungkin untuk membuat sampel ukuran 15cmx15cm harus membeli lembaran, maka dengan adanya kayu sisaan akan sangat menunjang  produktifitas furniture yang akan dibuat secara mudah.



Kayu bekas juga sebagai tolak ukur  ketika akan membuat furniture sebagai acuan dan desain yang akan dipadukan, misalnya kayu jati akan dipadukan dengan kayu suren, kayu akasia, sehingga desain furniture tidak akan merasa kesulitan dan sudah mempunyai gambaran hasil yang nanti yang akan didapatkan, ini sangat penting dalam menunjang hasil kerja, juga menekan biaya atau cost, sebab penangan kayu untuk dijadikan furniture itu, ada beberapa katagori, dengan pewarnaan, atau dengan cara melamin, vernis dan dengaan cara di duco. Disinilah peningnya adanya  kayu sisaan tadi sebagai bahan acuan atau digunakan secara langsung untuk diterapkan pada bagian furniture yang memang sesuai ukuran.

Nilai kayu bekas tidak kita bisa anggap sebagi sampah dan tidak terpakai lagi, padahal untuk para pengusaha furniture yang bermodal kecil, ini sangat penting, sebagai kayu yang bisa menghasilkan dan bernilai.



Kayu sisaan bisa dijadikan top meja secara acak dengan motif catur, dan kayu sisaan juga bisa dijadikan tempelan dinding panel dengan bebagai karakter, kayu sisaan juga sebagai bahan untuk dijadikan contoh sampel jadi, yang nantinya di finishing terlebih dahulu, kemudian dibuat bermacam- macam warna dan paduan cat, ini sangat bernilai dengan perpaduan cat yang modern atau cat yang beredar dipasaran,  pemilik usaha di bidang furniture terkadang ini sangat diperlikan, sebagai acuan dan sebagai contoh kerjaan yang akan mereka buat, untuk selanutnya dijadikan sebuah proyek besar.

Memang untuk yang masih awam kayu bekas serba tanggung, dan tidak akan bisa dijadikan bahan furniture, sehingga dijual secara borong dan memenuhi tempat, namun bagi industri kecil ini sangat pentnig dan perlu adanya kayu bekas tadi, sebagai nilai tambah juga bisa saja menjadi nilai yang  besar.




 

Rekomendasi untuk membuat sampel dari kayu bekas.

Mdf dan Hmr bisa dijadikan sampel duco highloss, doff dan bermotif, kayu nyatoh bisa dijadikan warna kayu walnut dan kayu jati, kayu suren dan kayu akasia bisa dijadikan warna kayu jati.

Kayu- bekas bisa menjadi alat eksperimen dalam membuat furniture yang baik, perpaduan warna, finishing dan kontruksi kayu pada bidang furniture.

 

 

 

 

 

0 Response to "Kayu Bekas Yang Bisa Bernilai Ekonomis"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

iklan

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel